Showing posts with label nasional. Show all posts
Showing posts with label nasional. Show all posts

Wednesday, August 31, 2016

Pengacara Upayakan Aa Gatot dan Istrinya Tidak Ditahan

Mataram - Polisi menetapkan Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Gatot Brajamusti dan istrinya Dewi Aminah sebagai tersangka dalam kasus dugaan kepemilikan narkotika jenis sabu. Pengacara Gatot, Irfan Suryadinata pun menerima penetapan status tersebut terhadap kliennya.

"Itu kan kewenangan tim penyidik, orang boleh dinaikkan sebagai tersangka tergantung barang bukti. Jika barang bukti dinilai cukup maka itu kewenangan penyidik," ujar Irfan di Mataram, NTB, Rabu, 31 Agustus 2016.
Kendati demikian, saat ini pihaknya tetap berupaya mengajukan permohonan agar Gatot dan istrinya tidak ditahan. "Kami cuma ajukan permohonan. Dan itu sah-sah saja, karena penahanan itu tidak wajib," kata Irfan.

Sementara, Gatot bersama rekan-rekannya termasuk penyanyi Reza Artamevia telah dibawa menuju ke Direktorat Narkoba Polda NTB. Kedatangan rombongan itu ini dikawal ketat oleh puluhan anggota polisi.

Sidang Jessica Akan menghadirkan Psikolog dan Kriminolog Hari Ini-Berita Terbaru

Jakarta - Sidang kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat hari ini, Kamis (1/9/2016).

Sidang kali ini beragendakan mendengarkan keterangan saksi yaitu Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) Profesor Doktor Sarlito Wirawan dan Ahli Kriminolog Ronny Nitibaskara. Kedua saksi tersebut, sedianya memberikan kesaksian pada persidangan Rabu 31 Agustus 2016.

"Yang Mulia, untuk saksi yang hari ini confirm hanya ahli forensik ini. Kami baru saja dapat konfimasi, untuk dua ahli Profesor Sarlito dan Ronny Nitibaskara baru bisa hadir esok hari," kata Jaksa Shanty Sofiarli ketika ditanya hakim apakah masih ada saksi yang akan diperdengarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu.

Setelah Meninggal 2 Jam, Seharusnya Ada Tanda Ini di Tubuh Mirna-Berita Terbaru

Jakarta - Dokter forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Budi Sampurna menjadi ahli dalam sidang ke-16 kasus pembunuhan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Wongso. Ia menuturkan, tanpa dibedahnya jasad Wayan Mirna sekalipun, akan ada tanda lebam mayat yang identik menunjukkan korban meninggal akibat racun sianida.

Tanda itu, menurut Budi, adalah lebam berwarna merah terang atau cherry red. Warna lebam ini pada umumnya muncul pada mayat dengan sebab kematian racun sianida karena terjadinya peningkatan kadar oksigen dalam pembuluh darah vena.

"Pada kasus kematian karena racun sianida, biasanya bisa dikenali dengan lebam berwarna merah cerah (cherry red) pada bagian tubuh korban," jelas Budi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2016).

Lanjut Budi, lebam berwarna merah terang ini sudah muncul sekitar dua jam setelah korban meninggal. Lebam akan terlihat paling nyata dan jelas dalam jangka waktu 12 jam setelah korban dinyatakan meninggal.

Jaksa: Keluarga Keberatan Jasad Mirna Diautopsi Menyeluruh

Jakarta - Tindakan dokter forensik RS Polri Kramatjati yang tidak mengautopsi jasad Wayan Mirna Salihin secara keseluruhan, menjadi celah bagi pengacara Jessica Wongso untuk meragukan Mirna meninggal karena racun sianida berdosis tinggi.

Sebab, fakta yang ditemukan hanya ada 0,2 miligram sianida di lambung Mirna, di mana jumlah tersebut dinilai tidak mematikan.

Pihak Jessica pun semakin ragu kala ahli toksikologi dari Universitas Udayana I Made Agus Gelgel Wirasuta mengatakan, parameter seseorang terpapar sianida dosis tinggi adalah ditemukannya senyawa thiocynate di organ hati Mirna. Kenyataannya thiocynate tak ditemukan di organ hati Mirna.

"Di kedokteran forensik, tidak ada instrumen hukum yang melindungi ahli kedokteran forensik untuk melakukan outopsi. Ini harus faktor kerelaan dan izin keluarga. Ini adalah faktor sosiologis. Di Indonesia memerlukan persetujuan keluarga," bela Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ardito Muwardo atas tindakan dokter forensik yang tak mengautopsi seluruh organ tubuh Mirna, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2016).

Jadi Bandar Narkoba, Anggota Satpol PP Pemkot Pekanbaru Ditangkap

Pekanbaru - Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kota Pekanbaru ditangkap karena menjadi bandar narkoba. Barang bukti 25 butir ekstasi dan sabu.

Demikian disampaikan, Kapolsek Payung Sekaki Pekanbaru, Riau, AKP Nardi Marbun kepada wartawan, Rabu (31/8/2016). Dia menjelaskan, selain ekstasi pihaknya menyita lima bungkus plastik bening ukuran kecil bersikan sabu dari tangan tersangka inisial DZ.

"Awalnya kita mendapat laporan dari masyarakat akan adanya bandar narkoba seorang oknum Satpol PP. Dari informasi itu kita lakukan penyelidikan," kata Nardi.

Satpol PP Pemkot Pekanbaru itu, lanjut Nardi, saat ditangkap tadi pagi lagi menunggu seseorang untuk membeli narkoba.

"Tersangka lagi duduk di atas motornya, lalu didatangi anggota kita. Saat itu tersangka membuang kotak rokok yang ada di tangannya," kata Nardi.

Selanjutnya, petugas meminta pelaku untuk mengambil kotak rokok tersebut. Setelah diambil lantas dilihat isinya, ternyata ada 25 butir pil ekstasi dalam kotak rokok tersebut.
(cha/dnu)

 Sumber : Detik.com

Diskusi PKC dan Golkar: Soal Manajemen hingga Dukungan ke Pemerintah

Beijing - Setelah mengunjungi tiga kota di China, Delegasi Pengurus Partai Golkar tiba di Beijing untuk bertukar pikiran dengan Partai Komunis China. Diskusi berlangsung menarik dengan berbagai topik soal manajemen partai hingga kaderisasi.

Para pengurus Golkar yang dipimpin oleh Ketua DPP Bidang Hubungan Luar Negeri, Meutya Viada Hafid hadir atas undangan dari International Department Communist Party of China (IDCPC). Diskusi antara Partai Komunis China dan Partai Golkar sendiri dilakukan di Beijing dalam dua sesi di dua hari.

Pada Senin (29/8/2016), Peneliti senior di Partai Komunis China (PKC), Zhang Shiyi memberi penjelasan kepada pengurus Golkar tentang sejarah dan ideologi PKC. Zhang memulai pemaparan dengan sejarah PKC yang berdiri pada 1921 dan juga 3 usaha yang sudah dilalui PKC selama 95 tahun. Tiga tahap itu adalah perjuangan 28 tahun hingga mendirikan RRC, pembangunan sosialisme selama 29 tahun, dan era keterbukaan yang dimulai sejak 1978.

"Perkembangan ekonomi paling menonjol di era keterbukaan," ucap Zhang.

Di awal pembentukan, PKC hanya memiliki 50 orang anggota. Kini, ada 88 juta anggota PKC dan pengelolaannya tentu tidak mudah.
Pengurus Partai Komunis China (Foto: Indah Mutiara/detikcom)
"Bagaimana mengelola anggota partai yang begitu banyak dan jumlah penduduk yang begitu banyak itu merupakan tantangan berat bagi PKC. Makanya PKC mempertahankan manajemen partai yang ketat," paparnya.

Dalam mengelola partai, PKC memegang beberapa aspek. Beberapa di antaranya adalah mementingkan pengajaran dan pendidikan teori serta ideologi. Setiap anggota diberi pemahaman tentang ideologi, termasuk dari Sekjen PKC Xi Jinping yaitu Chinese Dream. Anggota PKC juga wajib mempelajari AD/ART hingga pidato-pidato Xi Jinping.
Pengurus Golkar berdiskusi dengan pengurus Partai Komunis China di Beijing (Indah Mutiara/detikcom)


Aspek pengelolaan partai yang juga ditonjolkan PKC adalah pembangunan organisasi partai hingga di akar rumput. Saat ini PKC sudah memiliki 4,4 juta organisasi di akar rumput.

Ada pula diskusi soal pemberantasan korupsi di internal partai. Zhang menuturkan bahwa PKC memiliki lembaga pengawas sendiri dan tidak mentolerir perilaku korupsi.

Sementara itu di diskusi sesi kedua pada Selasa (30/8/2016), PKC lebih cenderung ingin mengenal Golkar semakin mendalam termasuk soal beberapa kebijakannya. Diskusi kedua dilakukan bersama dengan Wakil Dirjen Biro I (Asia) IDCPC, Rao Huihua.

Rao sudah mengikuti hubungan PKC dan Golkar sejak 20 tahun silam hingga diformalkan dalam bentuk MoU kerjasama pada 2008 lalu dan berlanjut hingga kunjungan seperti saat ini. Menurutnya, pertukaran kunjungan seperti yang dilakukan Partai Golkar kali ini adalah cara terbaik untuk saling mengenal.

Rao banyak mengajukan pertanyaan ke pengurus Golkar terkait perkembangan partai beringin saat ini. Salah satunya, dia penasaran dengan kebijakan Partai Golkar yang sudah menyatakan mendukung pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Apa kebijakan pokok Golkar akan selalu mendukung pemerintah termasuk di parlemen?" tanya Rao.

Meutya Hafid selaku pimpinan delegasi pertama-tama menjelaskan sejarah singkat Golkar yang menjadi partai berkuasa selama 32 tahun lalu berubah menjadi Golkar baru setelah reformasi. Kini, Golkar punya 91 kursi di parlemen dan 233 kader yang duduk sebagai kepala daerah.

"Golkar pernah berusaha untuk keluar dari pemerintahan. Hanya setahun dan itu menjadi konflik di Partai Golkar. Di situ kami sadar bahwa Golkar harus kembali ke habitat asli bahwa Golkar dilahirkan dan harus konsisten bersama pemerintah," jelas Meutya.

"Sekarang kita jadi pendukung utama kebijakan presiden. Kita memberi masukan terkait kebijakan presiden," sambung Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini.

Rao juga menyoroti banyaknya anak muda dan perempuan di kepengurusan Golkar. Hal itu terlihat dari anggota delegasi yang terdiri dari Ketua DPP Bidang Hubungan Luar Negeri Meutya Hafid, Wasekjen Golkar Ace Hasan Syadzily, Ketua Departemen Hubungan Luar Negeri Golkar Emmalia Natar, Wasekjen Golkar Melki Laka Lena, Wabendum Golkar Selina Gita, Wabendum Golkar Sari Yuliati, Wabendum Golkar Ernawati Tahang, anggota Fraksi Golkar DPR Fauziah Pujiwatie, Anggota Departemen Pembangunan Daerah dan Pedesaan Marleen Jeanne Petta, serta Ketua Departemen Organisasi Golkar Rofiqul Umam. Ada pula Sekjen Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Andi Nursyam Halid, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri AMPG Syafaat Perdana, serta Wabendum AMPG Siti Harumi Prima Sari.

Meutya menjelaskan bahwa tingkat keterlibatan perempuan dan anak muda di kepengurusan memang jadi perhatian Ketum Golkar Setya Novanto. Rao pun kembali penasaran dengan hubungan kebijakan ini dan perilaku pemilih di Indonesia.

"Kenapa pemuda dan perempuan pilih partai Golkar dan bukan partai lain. Alasannya apa?" tanyanya.

Meutya mengatakan bahwa perilaku pemilih di Indonesia sangat dinamis. Keterlibatan anak muda di partai diyakini bisa memikat anak-anak muda lain. Sejarah panjang Partai Golkar juga masih jadi kunci keunggulannya.

"Golkar berbasis pada karya nyata. Ketika memilih Golkar, pemilih melihat ada track record yang panjang. Trust atau kepercayaan tidak bisa dicapai beberapa tahun saja," jelas Meutya.


Perbincangan mengalir sampai seru dan berlanjut hingga makan siang. Rao lalu bertanya tentang faktor pembeda Golkar dan partai-partai lain. Beberapa anggota delegasi pun bergantian menjawab.

"Saya tertarik karena Golkar tidak tergantung pada sosok. Tapi pada karya. Beberapa partai lain punya satu wajah, Golkar punya ratusan wajah yang disenangi masyarakat," jelas Meuta.

Sementara itu, Wasekjen Golkar Ace Hasan menjabarkan keunggulan Golkar sebagai partai yang sudah malang melintang di dunia politik Indonesia. "Jadi memiliki pemilih tradisional sekitar 11 juta. Kita bisa menambah lebih banyak lagi," ujarnya.

Wasekjen Golkar Melki Laka Lena menambahkan bahwa kader-kader Golkar kini menjadi pemimpin di partai-partai lain. Golkar menjadi wadah perkembangan bagi politikus di Indonesia.

"Partai ini jadi pelatihan dan pendidikan bagi banyak pemimpin bangsa," ucap Melki.

Diskusi ini dan pertemuan delegasi pengurus Golkar dengan Assistant Minister of International Department Communist Party of China (IDCPC), Li Jun menjasi puncak sekaligus penutup kunjungan delegasi ke China selama 10 hari. Sebelumnya, para pengurus Golkar juga sudah diajak untuk melihat kiprah anggota-anggota PKC di desa, komunitas, pemerintahan daerah, hingga sektor swasta.


(imk/dnu)
 
Sumber : detik.com
 
 

Siswa SMK N 7 Semarang Penganut Aliran Kepercayaan Akhirnya Naik Kelas

Semarang - Siswa SMK N 7 Semarang, ZL yang menganut kepercayaan dan sempat tidak naik kelas karena nilai agama yang kosong, kini sudah bisa bersekolah lagi. Dia juga naik kelas setelah ada rapat antara pihak sekolahan, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, dan Wali Kota Semarang beserta LBH Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (APIK) yang mendampingi.

Margono, salah satu pendamping ZL dari Penganut Aliran Kepercayaan Tuhan Yang Maha Esa mengatakan pertemuan yang digelar hari Selasa (30/8) kemarin berhasil mengembalikan hak naik kelas ZL berdasar prestasi yang bersangkutan.

"Diberi kekhususan perubahan pada mata pelajaran Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam hal mana untuk keperluan atau kepentingan ini difasilitasi secara penuh oleh Pemerintah Kota Semarang bekerjasama dengan Gerakan Kemerdekaan Berketuhanan Yang Maha Esa," kata Margono dalam siaran persnya kepada detikcom, Rabu (31/8/2016).

Berkat itu, mulai pagi tadi ZL sudah memulai kelasnya di Kelas XII. Margono mengapresiasi langkah Pemkot Semarang dan menganggap hal itu menjadi bukti ada optimisme akan hadirnya negara dalam memenuhi hak dasar warganegara untuk berkeyakinan dan hak pendidikan warga negara Indonesia dimanapun berada.

"Kami mendukung penuh Wali Kota Semarang yang telah mengambil kebijaksanaan dalam memenuhi hak anak atas pendidikan," tegasnya.

Sementara itu saat detikcom berusaha mengkonfirmasi ke Kepala SMKN 7 Semarang, ternyata yang bersangkutan sedang menjalankan ibadah Haji. Sedangkan Waka Humas, Netty masih bertugas di Jakarta dan belum bisa dihubungi.

Terpisah, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan pihaknya memang berusaha agar ZL mendapatkan hak pendidikannya. Saat ini Dinas Pendidikan Kota Semarang juga harus menyiapkan kurikulum dan mata pelajaran kepercayaan.

"Nah ini disikapi dengan kurikulum dan materi mata pelajaran kepercayaan. Karena nilai lainnya bagus, kita perbolehkan ikut pelajaran kelas XII, jadi naik kelas, dengan catatan harus segera ikuti ujian mata pelajaran kepercayaan. Dinas Pendidikan menyiapkan kurikulum dan guru yang mengajar," kata Hendrar.

Diberitakan sebelumnya, ZL sempat tidak naik kelas karena masalah nilai Agama yang kosong. ZL tidak bisa mengikuti pelajaran Agama Islam yang diikutinya sejak awal ketika masuk ke materi praktek karena memang bukan kepercayaannya.

Berbagai mediasi dilakukan sejak saat itu dan ZL tidak berangkat sekolah. Namun akhirnya diambil keputusan ia bisa kembali bersekolah dan naik kelas.
(alg/dnu)

Sumber : detik.com

 

Tidak Harus Dengan Narkoba Untuk Jadi Gaul

Miris! Ketika mendengar tertangkapnya Gatot Brajamusti dan Beberapa selebritis yang  kedapatan mengkonsumsi narkoba. Timbul pertanyaan di benak kita apakah untuk menjadi sosialita maupun aktif di komunitas selebritis itu harus disatukan dengan kesukaan barang yang sama; Narkoba. Haruskah narkoba menjadi pengikat kita untuk saling berbagi?  tak adakah cara lain bagi kita untuk saling berbagi dan berteman selain dengan barang tersebut? Banyak sarana di dunia kreatif untuk bisa saling mendukung tanpa harus menggunakan narkoba.  Dunia kreatif memang menuntut kita untuk selalu imajinatif dan banyak membaca atau belajar adalah sarana untuk kita bisa mengembangkan sisi kreatif kita.
Banyak alasan, biasanya bagi mereka para pengguna itu dalam menggunakan narkoba yang katanya bisa membuat fikiran lebih imajinatif dan memudahkan dalam berkarya. Kondisi tersebut hanyalah alasan para seniman dan selebritis karbitan. Mereka yang pada dasarnya tidak kreatif sering memanfaatkan narkoba agar bisa bergaul dengan sesama selebritis ternama yang sudah terjebak narkoba. Mereka memanfaatkan kecanduan sebagai sarana kumpul bersama.

 
Tak jarang, narkoba memang menjangkiti para selebritis yang sedang redup. Stress berkepanjangan membuat mereka mencari pelarian dan akhirnya kumpul kumpul sesama mantan selebriti ngetop yang tidak laku. Ya, inilah yang seringkali dimanfaatkan oleh pengedar untuk merangkul selebriti itu. Meski kadang juga ada yang masih dalam puncak karir terjebak narkoba tapi kebanyakan adalah mereka yang sudah redup pamor kebintangannya.
Salah satu sarana yang bisa tetap mereka jadikan sandaran untuk bisa tetap eksis di komunitas selebritis ini jalan tercepat adalah narkoba. Karena dimana ada uang beredar cepat dan mudah di situlah narkoba selalu mengintai untuk hadir.
Tertangkapnya Gatot, adalah pelajaran kita akan keberadaan komunitas yang memfasilitasi kongkow kongkow itu. Tempat kumpul bersama yang tak ada ujung karyanya memang patut dicurigai. Berkumpulah untuk berkarya,  isilah kekosongan ruhani ini dengan hal bermanfaat tanpa harus menjadi kaum elite. Untuk menjadi bermakna tidak harus ngetop dan dilakukan dengan cara instan.
Hentikanlah penggunaan narkoba di komunitas kita karena untuk menjadi gaul tidak harus dengan mengonsumsi narkoba. Berkaryalah walaupun itu kecil dan sederhana karena kita nggak tahu kadang yang kecil itu berdampak besar bagi yang membutuhkannya. Stop Narkoba!   

Bupati Dedi: Saya Pernah Diisukan Dapat Anggaran Pembangunan dari Ratu Kidul

Purwakarta - Di tengah pembangunan yang begitu pesat, Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, ternyata pernah mendapat cibiran dari sejumlah masyrakat. Bahkan pembangunan yang dianggap tak masuk akal karena APBD di Kabupaten Purwakarta terkecil di Jawa Barat dianggap sebagai hasil 'pemujaan' terhadap sosok misterius.

Hal itu diungkapkan Dedi saat memaparkan Strategi Pengelolaan APBD Kabupaten Purwakarta terhadap para anggota DPRD Jabar dan DPRD Kabupate/Kota se-Jabar di Aula Janaka, Kabupaten Purwakarta, Rabu (31/8/2016).

"Banyak orang yang tanya kenapa Purwakarta tidak pernah berhenti membangun padahal anggarannya kecil. Bahkan isunya karena saya seneng suasana pantai seperti Pangandaran dan Pelabuhan Ratu, dibilang saya nyandung (nikah) ke Nyi Ratu Kidul," ucapnya.

Padahal, kata Dedi, kunci pembangunan di Kabupaten Purwakarta berasal dari efisiensi dan strategi pembangunan yang terencana dengan sangat matang. Sehingga sejak awal dia menjabat periode pertama hingga periode kedua kali ini banyak pembangunan yang dianggap sebagian orang di luar nalar.

Selain itu pemberian kepercayaan penuh terhadap bawahannya agar tidak bisa diintervensi pihak internal, pihak ketiga, hingga LSM menjadi kuncian akhir agar pembangunan bisa terus berjalan tanpa hambatan.

"Dan saya dari sejak awal jadi bupati punya tradisi memeriksa setiap digit anggaran. Kalau itu dibuka satu-satu saya bisa mengefisiensikan anggaran sampai 20 persen total anggaran. Bahkan saya pernah temukan ada pengadaan dispenser dalam kegiatan sosialisasi, katanya itu untuk peserta minum teh dan kopi. Itu kan tidak masuk akal setiap sosialisasi ada pengadaan dispenser," tuturnya.

Dedi mengajak agar para anggota dewan bisa selektif mengesahkan anggaran sehingga tidak kecolongan terhadap pengadaan yang tidak logis. "Jangan asal terima buku (anggaran), terus ketok-ketok, sah. Tapi teliti, efisienkan agar dananya teralihkan pada kesejahteraan rakyat seperti gaji RT dan RW sampai infrastruktur pubik," jelas pria yang akrab disapa Kang dedi itu.

Terakhir, kata Dedi, sejak dulu dia tak pernah setuju adanya penumpukan uang anggaran di bank daerah. Pasalnya uang tersebut adalah amanah dari masyrakat yang juga harus dinikmati oleh masyrakat dalam bentuk program pembangunan dan kebutuhan public.

Lebih lanjut Dedi mengatakan, dengan APBD 2016 yang mencapai Rp 2,2 triliun sebagai APBD terkecil di Jabar dirinya bisa membangun sejumlah fasilitas public dan mewujudkan keinggan masyrakat. Dan pada masa akhir kepemimpinan periode keduanya ini Dedi akan focus pada janji terakhirnya yakni membangun 15ribu Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan membangun sarana pariwisata.

Sementara itu Anggota DPRD Jabar, Yomanius Untung, mengaku datang untuk mempelajari fostur anggaran Pemkab Purwakarta. Pasalnya Kabupaten Purwakarta terbebas dari penundaan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2016 dan pada tahun 2015 lalu serapan angggaran di kabupaten yang terkenal dengan sate maranggi itu mencapai 100 %.

"Dalam satu bulan Pemprov Jabar penundaan DAU-nya mencapai Rp 69 miliar. Dan itu berlaku mulai September, Oktober, dan November. Sehingga secara objek, wajar kalau kita belajar ke Bupati Purwakarta karena dearahnya tidak terkenan penundaan DAU," ungkap Untung.
\

 
(dnu/dnu)

Sumber : detik.com 

Longsor dan Banjir Tutup Akses Jalan di Cianjur, Personel TNI Diterjunkan

Cianjur - Longsor dan banjir menutup akses jalan di dua kecamatan di wilayah Cianjur, Jawa Barat. Selain itu di wilayah yang sama, puluhan rumah dikabarkan terendam banjir akibat hujan yang mengguyur sejak sore hingga malam. Personel TNI dari Koramil setempat sudah berada di lokasi untuk menyingkirkan material longsor.

Informasi dihimpun, longsor terjadi sekira pukul 19.30 WIB, Rabu (31/8/2016). Material tanah dan bebatuan menutup akses jalan satu-satunya yang menjadi penghubung antara Kecamatan Cibinong dan Kecamatan Sindang Barang.

"Ada 4 titik longsoran tebing yang menutup langsung akses jalan, yang paling parah di Kampung Cicadas Desa Sukajadi. Jangankan untuk kendaraan roda dua, untuk pejalan kaki saja sulit dilalui," kata Kapten Ujang, Danramil Cibinong melalui sambungan telepon kepada detikcom sekira pukul 22.00 WIB, Rabu (31/8).

Hingga saat ini, sejumlah anggota TNI dari Koramil dibantu petugas Polsek setempat berjibaku melakukan pembersihan. Aparat menyingkirkan material longsor dengan peralatan seadanya.

"Kita masih berusaha menyingkirkan material yang menutup jalan, karena sangat berbahaya untuk dilalui. Untuk alat berat kita masih menunggu pengiriman dari Kecamatan Cidaun jadi sementara kita pakai cangkul," lanjutnya.

Menurut Ujang, selain longsor sedikitnya 20 rumah terendam banjir di Kampung Bojong Kadu, Desa Batulawang.

"Konsentrasi kita pecah, ada anggota yang juga berjaga membantu warga yang terendam banjir. Sejumlah aparat desa juga di sana untuk evakuasi," ujarnya lagi.
(elz/elz)
 
 
Sumber : Detik.com

Menggoyang Mobil Saat Isi Bensin Agar Aliran Lancar, HOAX OR NOT ?

Jakarta -

Isu

Belakangan ini, kembali beredar video yang cukup menarik perhatian. Isinya, tentang seorang pria yang menggoyang-goyangkan mobilnya dengan tujuan agar aliran bensin lancar saat isi bahan bakar.

Video itu sebetulnya video lama yang kembali menjadi viral. Durasinya hanya 1 menit 10 detik, namun sudah ditonton jutaan orang. Isinya tentang seorang pria yang menggoyang goyang mobil B 1953 UZI saat isi bahan bakar.

Yang menarik, hampir sepanjang proses isi bensin, dia terus-terusan menggoyang mobil. Posisi berdiri dan caranya menggoyang juga cukup mengundang tanya sebagian orang.

Akhirnya, diskusi pun bermunculan. Apakah teknik menggoyang mobil saat bahan bakar masih relevan dilakukan? Apa tujuannya?

Investigasi

Video tersebut, sudah muncul sejak tahun 2015 dan jadi bahan perbincangan masyarakat. Belum jelas di mana lokasi persisnya, namun diduga kuat berada di Jakarta.

Terlepas dari video, detikcom meminta pendapat ahli soal perlu tidaknya mengguncang mobil saat mengisi bensin.
Iwan Abdurahman dari Technical Service Division PT Toyota-Astra Motor menerangkan, mobil digoyang saat isi bensin pada awalnya karena menginginkan agar udara yang terjebak di tangki keluar. Sehingga tangki terisi bensin dengan maksimal. Namun, itu sangat tergantung dari konstruksi tangki mobil tersebut.

Sebagian mobil memang ada yang memiliki sekat, terutama yang tangkinya pendek dan lebar. Ada yang menggoyangnya agar bensin tersedot oleh pompa bensin. Namun, itu tidak banyak.

Menurutnya, untuk mobil-mobil produksi saat ini, desain tangkinya sudah bagus sehingga meminimalkan udara terjebak. Karena itu, dia menilai tidak perlu menggoyang mobil saat isi bensin.

"Jadi, rasanya untuk mobil sekarang, kayanya nggak perlu goyang goyang tangki," pesannya.

Kepala Bengkel Auto2000 Fajar Bustomi juga mengatakan hal senada. Menurutnya, ada mobil yang digoyang karena sebagian tangki diberi sekat. Namun menurutnya, air akan menemukan jalannya sendiri karena benda cair, sehingga tak perlu digoyang.

Kesimpulan


 
Dengan demikian, teori yang menyebut mobil harus digoyang saat isi bensin adalah hoax.



(mad/nrl)

Sumber : detik.com

Pesan Berantai Hoax Tentang Pendaftaran CPNS Tahun 2016

Jakarta - Isu:

Beredar pesan berantai tentang pembukaan pendaftaran CPNS tahun 2016. Ada 21 daerah yang membuka pendaftaran CPNS dengan jadwal tanggal yang berbeda.

Ada juga informasi tentang jadwal pendaftaran formasi khusus CPNS 2016, yakni bagi pendaftar yang lulus Cum Laude atau atlet berprestasi hingga penyandang disabilitas.

Berikut isi pesan berantai itu:
Akhirnya Pendaftaran CPNS 2016 Resmi Dibuka dan Ini Jadwalnya.

Jadwal Pendaftaran CPNS 2016.
1. Kota D.I. Yogyakarta 03-17 Sept 2016.
2. Prov Aceh 15-29 Sept 2016.
3. Kab. Sidoharjo 01'15 Sept 2016.
4. Kab. Bekasi 06-20 Okt 2016.
5. Kab. Muara Enim 08-22 Sept 2016.
6. Kab. Musi Rawas 27 Agt -10 Sept 2016.
7. Kab. Muratara 08-22 Sept 2016.
8. Kab. Ogan Ilir 08-22 Sept 2016.
9. Kab. OKI 08-22 Sept 2016.
10. Kab. OKU 05-19 Sept 2016.
11. Kab. OKU Selatan 03-17 Sept 2016.
12. Kab. PALI 08-22 Sept 2016.
13. Kota Bekasi 26 Sept-10 Okt 2016.
14. Kota Bogor 15-29 Sept 2016.
15. Kota Lubuk Linggau 03-17 Sept 2016.
16. Kota Pagar Alam 08-22 Sept 2016.
17. Kota Surabaya 29 Agt-12 Sept 2016.
18. Ibukota Jakarta 04-18 Sept 2016.
19. Jawa Barat 11-24 Sept 2016.
20. Jawa Timur Agt-15 Sept 2016.
21. Jawa Tengah 10-24 Sept 2016.

Jadwal Pendaftaran Formasi Khusus CPNS 2016.
Lulusan Cum Laude 25 Sept-09 Okt 2016.
1. Atlit Berprestasi dan Pelatih Berprestasi 02-16 Okt 2016.
2. Unit Percepatan Pembangunan Papua 24-19 Okt 2016.
3. Disabilitas 03-16 Nov 2016.
4. SM-3T 09-23 Des 2016.

Rata-rata selisih jadwa setiap Formasi CPNS dari masing-masing daerah adalah 10 hari kerja jadi jangan sampai anda ketinggalan.

Utk teman2 yg punya adik, saudara, teman dan sahabat sekedar informasi utk mencari pekerjaan agar di persiapan sejak dini.

Semoga bermanfaat..



Investigasi:

detikcom mengecek informasi tersebut ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Karo Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB Herman Suryatman dalam situs resmi Kemenpan RB menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada pengumuman resmi dari pemerintah mengenai rencana penerimaan dan seleksi CPNS.

"Sampai saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai rencana dan jadwal seleksi CPNS seperti yang marak beredar di sosial media," kata Herman Selasa (12/7/2016).

Herman mengatakan informasi di media sosial iyu telah menimbulkan pertanyaan dari masyarakat, terutama yang ingin melamar menjadi PNS. Padahal, tidak semua informasi itu benar. Karena itu masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan dapat menyeleksi setiap informasi yang masuk.

"Jangan mudah percaya dengan berita yang tidak jelas asal-usulnya," tegas Herman.

Beredarnya informasi penerimaan CPNS di tahun 2016 melalui portal-portal tidak resmi sebenarnya sudah berulang kali terjadi. Bukan mustahil hal itu sengaja diembuskan oleh pihak-pihak tertentu yang bermaksud mengambil keuntungan pribadi. Diingatkan, sudah banyak kasus penipuan yang berawal dari informasi-informasi menyesatkan yang beredar di media-media tidak resmi.

"Jangan tergoda dengan info-info menyesatkan, yang mungkin berasal dari pihak-pihak yang bermaksud mengambil keuntungan pribadi," lanjut Herman.

Diingatkan juga bahwa banyak oknum yang tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan Kementerian PANRB atas dibukanya penerimaan CPNS tahun 2016. Menurut Herman, sampai saat ini pemerintah masih memberlakukan moratorium penerimaan CPNS.

"Informasi bisa datang dari mana saja. Tetapi pemberitaan yang tidak jelas atau kabar burung tersebut, jangan ditelan mentah-mentah. Apalagi dengan mencantumkan jadwal tes CPNS, sudah jelas tidak benar," ujarnya.

Dikatakan, semua informasi terkait penerimaan CPNS dan pemberitahuan lainnya akan dipublikasikan melalui website resmi Kementerian PANRB, yaitu http://www.menpan.go.id/.

Kementerian PANRB juga memberikan fasilitas untuk mengajukan berbagai pertanyaan maupun laporan pengaduan terkait kebenaran informasi tersebut melalui alamat email halomenpan@menpan.go.id. Masyarakat juga dapat datang langsung ke Kantor Kementerian PANRB Jl. Jend Sudirman Kav. 69, Jakarta Selatan.

Kesimpulan:


Ilustrasi oleh: Andhika Akbarayansyah/detikcom


Jadwal pendaftaran CPNS tahun 2016 yang beredar melalui pesan berantai atau media sosial adalah tidak benar atau hoax. Masyarakat diimbau tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya.
(slh/mad)

Kisah Sulistina yang Berjuang Bersama Bung Tomo Melawan Sekutu

Jakarta - Bersama suaminya, Bung Tomo, almarhum Sulistina ikut berjuang melawan penjajah di Kota Surabaya. Ia merupakan seorang perawat di era perjuangan ketika melawan sekutu.

Bambang Sulistomo, anak almarhum menuturkan kisah tentang sang ibu. Perjuangan perempuan asal Malang bersama suaminya, membuat Sulistina memperoleh jasa Bintang Veteran.

"Ibu adalah barisan perawat yang mendapat pelatihan perawat di Malang. Ternyata dikirim di Surabaya ikut bertempur. Ikut mengangkat pejuang yang mati, mengobati pejuang yang luka-luka," kata Bambang saat memberikan sambutan sebagai perwakilan keluarga almarhum di pemakaman Sulistina Sutomo, di TPU Ngagel, Surabaya, Rabu (31/8/2016).

Ia mengatakan, bahwa perjuangan heroik di Surabaya yang semangatnya dikobarkan oleh Bung Tomo, tidak hanya dilakukan oleh arek Surabaya saja. Tapi juga putera puteri dari berbagai daerah di Indonesia seperti pemuda pemudi dari Sumatera, Sulawesi, hingga Bali.

"Mbang koen iling bapakmu ngajak gugur duduk (Mbang (Bambang) Kamu ingat bapakmu (Bung Tomo) mengajak gugur bukan)arek Suroboyo saja, tapi se-Indonesia. Ada dari Bali, Sulawesi, Sumatera," tutur Bambang mengingat perkataan yang disampaikan ibunya.

"Kamu jangan menghianati Merah Putih, jangan menghianati apa yang diperjuangkan para pejuang," imbuh Bambang menirukan pesan Sulistina.

Putra Pahlawan Nasional Bung Tomo ini menerangkan, ibunya meninggal dunia dengan keadaan damai dan tenang di usia 91 tahun. Ia dimakamkan di samping makam sang suami.

"Kita semua hadir dan menyaksikan ibu meninggal dunia dengan wajah tersenyum," ujarnya.

"Kami rasanya seperti mimpi kehilangan ibu. Karena ibu sangat dekat dengan anaknya, cucunya, buyutnya," tambah Bambang.

Dalam sambutannya itu, Bambang juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan pihak terkait termasuk warga Surabaya.

"Panglima TNI membantu kita dengan penuh mulai dari saat ibu dirawat di rumah sakit sampai di sini (pemakaman)," tutur dia.


Sulistina dirawat di RSPAD selama hampir dua minggu karena gejala paru-paru yang tidak sempurna. Karena sering batuk, ada makanan yang masuk ke paru-paru Sulistina.

"Kepada warga Surabaya juga kami mengucapkan terima kasih. Semoga almarhumah ibu diampuni dosa-dosanya," tutup Bambang.
(elz/elz)

Sianida Mirna Berbentuk Kristal dan Mudah Didapat


Ahli Forensik dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Budi Sampurna mengatakan, sianida yang digunakan untuk membunuh Wayan Mirna Salihin berbentuk kristal putih. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ahli Forensik dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Budi Sampurna menduga, sianida yang digunakan untuk membunuh Wayan Mirna Salihin berbentuk kristal putih.

Menurut Budi, kristal putih atau kalium sianida (KCN) mudah larut dalam air namun tidak cepat menguap layaknya sianida cair. Kristal putih berbentuk seperti gula.

"Sianida itu tidak sulit ditemukan, ada yang cair dan padat, orang bisa dapatkan itu dengan mudah dan yang digunakan dalam kasus ini semacam kristal putih," ujarnya saat di sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (31/8).

KCN ini, Budi mengatakan, mudah didapatkan karena biasa digunakan untuk pertambangan, electroplating dan fotografi. Untuk membelinya pun tidak membutuhkan surat izin dari dokter.

Menurut Budi, dugaan penggunaan KCN ini muncul karena dua hal. Pertama, ditemukan sisa KCN dalam lambung Mirna yang larut dalam kopi. Kedua, gejala kematian Mirna sesuai dengan dampak dari sianida yaitu muntah-muntah dan kejang.

"Sianida itu racun ekstrim toksit dan itu akan menghasilkan kematian sangat cepat hitungannya menit," ucapnya.

Namun ada satu hal yang membuat Budi bingung. Menurutnya, normalnya jika sianida masuk dalam tubuh akan menyebar lewat peredaran darah. Tapi, sianida di tubuh Mirna hanya ditemukan di lambung, sementara hasil dari CT Scan tidak ada sianida di otak dan jantung Mirna.

Sianida merupakan bahan kimia yang jika kering tidak berbau, tapi jika menyerap air berbau sianida. Bahan kimia ini sangat mematikan jika terhirup ataupun tertelan karena menyerang seluruh jaringan tubuh, seperti sistem saraf sentral dan sistem saraf otot sehingga tidak terjadi pertukaran oksigen atau hipoksia.

Jika masuk sianida, dalam hitungan menit, tubuh akan kehilangan kesadaran, kejang-kejang, muntah-muntah, lalu meninggal.

Hakim Anggota Gultom Binsar pun mempertanyakan, mengapa kesaksian Budi berbeda dengan ahli forensik lainnya. Pada sidang pemeriksaan saksi sebelumnya, ahli toksikologi forensik Puslabfor Mabes Polri Kombes Pol. Nur Samran Subandi dan ahli forensik RS Polri Kramat Jati Jakarta, Slamet Purnomo dengan tegas mengatakan, Mirna meninggal akibat dari sianida.

"Anda ini berseberangan dengan ahli forensik lainnya ya?" Ujar Binsar.

Namun, Budi mengelak dengan mengatakan tidak berseberangan dengan ahli forensik lainnya.

Selain itu, Hakim Anggota Partahi pun menanyakan kepada Budi semudah apa masyarakat dapat membeli sianida jika tidak membutuhkan surat izin.

Budi menjelaskan, pembelian sianida dengan surat izin hanya diperuntukkan laboratorium. Surat izin itu juga berkaitan dengan perusahaan yang menjual sianida kepada laboratorium tertentu.

"Selama tiga puluh tahun saya menjabat sebagai seorang dokter, belum pernah saya menemui orang minta surat izin untuk beli sianida," tuturnya.

Usai mendengarkan keterangan Budi, Jessica tidak membantah apa yang telah disampaikan saksi. Ia mengaku, tidak paham dengan apa yang dibicarakan oleh saksi.

"Saya tidak mengerti apa yang dibicarakan, jadi saya tidak akan menanggapi, Yang Mulia," ujarnya.

Jessica memang diduga memasukkan sianida pada Es Kopi Vietnam yang ia pesankan untuk Mirna di Cafe Olivier. Namun, hingga saat ini masih menjadi pertanyaan bagaimana cara Jessica memasukkan sianida tersebut.

Sidang keterangan saksi pun akan dilanjutkan besok jam 09.00 WIB. Hal ini karena dua saksi, Kriminolog UI Ronny Nitibaskara dan Guru Besar Psikologi UI Sarlito Wirawan, tidak merespon untuk hadir dalam sidang hari ini. Keduanya pun, dikatakan oleh JPU, akan memberikan kesaksiannya besok.

(rel)

Sumber : Detik.com

Cerita Saksi Ketika Pelaku Prostitusi Anak untuk Gay Digerebek Bareskrim di Puncak

Jakarta - Polisi menangkap AR, pria yang menjadi penyedia anak-anak di bawah umur kaum gay di hotel di Desa Cipayung Datar, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Pihak pengelola Hotel mengatakan, para pelaku datang bersama teman-temannya pada Selasa (30/8) sekitar pukul 14.00 WIB. Pada saat yang sama, beberapa anggota kepolisian dari Mabes Polri sudah berada di lokasi untuk melakukan penangkapan.

"Jadi yang datang duluan itu, polisinya. Pas anak-anak itu datang, langsung disergap," kata Boboy, salah satu pengelola hotel saat ditemui di lokasi penangkapan Rabu (31/8/2016).

Boboy mengatakan, berdasarkan keterangan stafnya, pelaku AR yang ditangkap pihak Mabes Polri baru kali itu datang ke hotelnya.

"Tidak ada reservasi sebelumnya. Mereka benar-benar baru datang kesini. Belum pernah datang juga sebelumnya. Jadi tidak mungkin kalau di sini jadi tempat mangkal mereka," terang Boboy. 




"Saya juga kaget, kok ada prostitusi gay. Kalau perempuan kan banyak, sudah biasa. Kalau ini saya baru dengar," sambungnya.

Sebelumnya, Mabes Polri menangkap AR, pria penyedia anak-anak dibawah umur untuk prostitusi kaum gay di Hotel Cipayung Asri, Puncak, Bogor. Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan AR berikut 7 (tujuh) anak di bawah umur yang akan dijajakan kepada kaum gay. Hingga saat ini, kasus prostitusi anak untuk kaum gay tersebut masih didalami pihak Mabes Polri
(dra/dra)

Curi Ikan, 174 WN Filipina Dideportasi RI dan Akan Disambut Presiden Duterte

Jakarta - Sebanyak 174 warga negara Filipina dideportasi dari Indonesia, tepatnya dari Bitung, Sulawesi Utara. Mereka dipulangkan karena melakukan pencurian ikan wilayah perairan NKRI.

Berdasarkan informasi dari Kepala Divisi Imigrasi Kemenkum HAM wilayah Sulawesi Utara, Dodi Karnida, deportasi dilakukan dari Pelabuhan Laut Bitung ke Davao Filipina, Rabu (31/8/2016) malam. Pendeportasian ini dilakukan atas kerja sama Kantor Imigrasi Bitung, Divisi Keimigrasian Kanwil Hukum dan HAM Sulut, Konsulat Jenderal Filipina di Manado, SATKAMLA Lantamal VIII Bitung, serta Kantor Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Bitung/PSDKP.

"Mereka dideportasi karena telah melakukan 'illegal fishing' di perairan Indonesia dan selama ini mereka ditahan di Kanim (Kantor Imigrasi) Sorong 7, Kanim Palu 5, Kanim Ternate 42, Rudenim (Rumah Detensi Imigrasi) Manado 25, PSDKP (Pengawasan Sumber Daya kelautan dan Perikanan) Bitung 60 dan SATKAMLA Bitung 35," ungkap Dodi dalam keterangan tertulis yang diperoleh detikcom, Rabu (31/8).

WN Filipina yang semuanya laki-laki tersebut dideportasi menggunakan kapal KM Kuda Laut 01 berbendera Indonesia. Mereka akan menempuh perjalanan selama lima jam dan dari informasi yang diperoleh, 174 maling ikan itu akan diterima langsung oleh Presiden Filipina Rodrigo Duterte.

"Kedatangan mereka di Davao akan disambut langsung oleh Presiden Filipina," kata Dodi.

Dia menjelaskan, deportasi masal oleh Kantor Imigrasi Bitung ini merupakan yang ketiga kalinya pada 2016 ini. Sebelumnya pernah dilakukan pada Februari terhadap 170 orang dengan KM Kudalaut 01.
 
Foto: Dok. Divisi Keimigrasian Kanwil Hukum dan HAM Sulut
"Dan Mei sebanyak 97 orang dengan Kapal Laut Pangasinan Philippines masing-masing tujuan General Santos," lanjut dia.

Dodi menyebut pihaknya senantiasa melakukan pengawasan terhadap WNA dalam rangka pemberantasan illegal fishing di Indonesia. Tak hanya itu, Keimigrasian Sulawesi Utara juga meningkatkan koordinasi dengan instansi-instansi terkait.

"Termasuk dengan Konsulat Jenderal Philippines di Manado agar para pelaku illegal fishing asal Filipina ini tidak terulang kembali," tutup Dodi.
(elz/dnu)
Sumber : Detik.com

177 Orang Berhaji dengan Paspor Filipina, Imigrasi: Kasihan, Mereka Ditipu

Jakarta - Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM memastikan 177 WNI yang hendak berhaji dengan paspor Filipina masih berkewarganegaraan Indonesia. Walau sudah memiliki paspor Filipina, mereka tetap WNI dan akan segera dipulangkan ke tanah air.

"Iya masih WNI. Mereka ini korban, 177 sudah masuk KBRI dan sedang dalam proses pemulangan kasihan mereka itu ditipu," kata Kabag Humas Ditjen Imigrasi Heru Santoto usai konferensi pers di kantornya, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (31/8/2016).

Heru mengatakan mereka berangkat ke Filipina dengan paspor asli Indonesia. Ketika hendak berangkat hendak ke Makkah baru diketahui paspor yang mereka pakai palsu.

"Paspor Filipina, kan mereka ditolak berangkat karena paspornya palsu, kalau asli sudah bisa berangkat haji mereka. Ketahuannya karena tidak bisa bahasa Tagalog, dari situ sudah ketahuan mereka bukan orang Filipina," paparnya.

Menurutnya paspor itu dibuat di Filipina, sedangkan Imigrasi Indonesia tidak memiliki kewenangan untuk penyelidikan.

"Ya itu otoritas Filipina. Jadi mereka itu korban penipuan, jangan disamakan dengan yang lain. Kasihan saudara kita mau pulang, uangnya habis," sambungnya.

Heru mengatakan otoritas di Filipina masih butuh keterangan mereka sebagai saksi korban. Namun dipastikan jemaah haji asal Indonesia itu akan secepatnya kembali ke tanah air.

"Secepatnya mereka masih diminta sebagai saksi korban. nanti kalau di Indonesia kita cari siapa yang nipu kan teman-teman kepolisian sudah siap," pungkasnya.
(edo/dra)

Sumber : detik.com

Tuesday, August 30, 2016

Indoneisa Akan melawan Malaysia, Alfred Riedl Panggil 22 Pemain

JAKARTA - Timnas Indonesia akan melakoni laga ujicoba internasional perdana melawan Malaysia di Stadion Manahan, Solo, Selasa (6/9/2016) mendatang. Sebanyak 22 pemain telah disiapkan pelatih Alfred Riedl untuk pertandingan nanti. 

Andik Vermansyah adalah salah satu pemain yang masuk dalam daftar tersebut. Riedl tentunya akan menggunakan tenaga mantan pemain Persebaya Surabaya (2008-2014) selama melakoni laga ujicoba internasional perdana tersebut. 

Wakil Ketua Umum PSSI, Erwin Dwi Budiawan mengatakan nama-nama pemain sudah diserahkan Riedl kepada PSSI sejak kemarin. Dan tak lupa pelatih asal Austria ini memberikan update perkembangan timnas senior hingga saat ini.

"Nama-nama pemain ini adalah pilihan coach Riedl dan tim pelatih. PSSI ingin di laga ujicoba nanti Stadion Manahan dipenuhi suporter dan meraih kemenangan tentunya," kata Erwin, seperti dikutip situs resmi PSSI, Senin (29/8/2016).

Ditambahkan Erwin, laga ujicoba ini diharapkan bisa menjadi momentum kebangkitan timnas senior. Tentunya doa dan dukungan masyarakat Indonesia dapat menambah motivasi para pemain mengingat pada November mendatang mereka akan tampil di Piala AFF 2016. 

"Laga ujicoba ini kami harap menjadi momentum kebangkitan Timnas Senior. Apalagi, Timnas Senior lama tidak bertanding dan kita baru saja terlepas dari sanksi FIFA. Doa dan dukungan masyarakat Indonesia tentu sangat kami harapkan demi raihan prestasi Timnas di Piala AFF nanti," tambah Erwin. 

Sementara itu, asisten pelatih timnas senior, Wolfgang Pikal mengaku pelatih Alfred Riedl memang mengutamakan banyak pemain muda di laga ujicoba ini. Namun ia menyebut bahwa ini hanya skuat sementara Timnas, hal ini karena pemain lainnya masih ada kesempatan untuk keluar masuk Timnas hingga nanti TC di bulan Oktober nanti. 

"Selain barisan pemain muda, ada tiga pemain yang bermain di luar negeri yang kami panggil saat kami lawan Malaysia. Mereka adalah Irfan Bachdim, Dedi Gusmawan, dan Andik Vermansyah. Pemain muda yang kami pilih sangat potensial tentunya," timpal Pikal. 

Mengenai target, Pikal tidak muluk-muluk. Yang terpenting adalah pemain tampil maksimal di setiap posisi. Sedangkan untuk porsi latihan, 22 pemain itu hanya akan melakukan satu atau dua kali pelatihan.

"Target ujicoba tentu kami ingin melihat pemain terbaik di setiap posisi. Selain itu, kami akan mencari komposisi yang oke dan sudah mulai satukan visi dalam sistem permainan. Di Solo nanti kami hanya akan berlatih satu atau dua kali saja sebelum laga ujicoba," tutup Pikal. 

Berikut daftar 22 pemain timnas Indonesia di laga ujicoba internasional perdana di Stadion Manahan:

Kiper: 

1. Kurnia Meiga Hermansyah (Arema) 
2. Andritany Ardhiyasa (Persija) 
3. Dian Agus Prasetyo (Pusamania Borneo FC)

Belakang

4. Benny Wahyudi (Arema)
5. Indra Kahfi Ardhiyasa (Surabaya Bhayangkara United)
6. Hansamu Yama Pranata (Barito Putera)
7. Dedi Gusmawan (Zeyar Shwe Myay Myanmar)
8. Rodolof Yanto Basna (Persib Bandung)
9. Fachrudin Wahyudi Aryanto (Sriwijaya FC)
10. Abdul Rachman (Persiba Balikapapan)
11. Muhammad Abduh Lestaluhu (PS TNI)

Tengah

12. Andik Vermansyah (Selangor FA Malaysia)
13. Evan Dimas Darmono (Surabaya Bhayangkara United)
14. Ichsan Kurniawan (Sriwjaya FC)
15. Bayu Pradana Andriatmo (Mitra Kukar)
16. Adam Alis Setyano (Barito Putera)
17. Septian David Maulana (Mitra Kukar)
18. Irsyad Maulana (Semen Padang) 

Depan

19. Zulham Malik Zamrun (Persib Bandung)
20. Boaz TE Salossa (Persipura Jayapura)
21. Lerby Eliandry Pong Babu (Pusamania Borneo FC)
22. Irfan Haarys Bachdim (Consadole Sapporo) 


(bbk)
Sumber : sindonews.com

Diperkirakan Hanya Andik Vermansyah yang Dipastikan Membela Timnas Indonesia

Alfred Riedl enggan memberikan harapan terlalu lama bagi total 47 pemain yang telah mengikuti seleksi tim nasional (timnas)proyeksi Piala AFF 2016. Ya, oleh pelatih asal Austria itu, para pemain seleksi yang kualitas bermain bola serta performa fisik di bawah rata-rata langsung dikembalikan ke klub.

Sebaliknya, mantan pelatih PSM Makassar itu sudah merekomendasikan 23 nama ke PSSI untuk dipersiapkan untuk pertandingan ujicoba internasional melawan timnas Malaysia, di Stadion Manahan Solo 6 September mendatang. Hanya, para pelatih masih meyimpan rapat sebagian besar dari para pemain yang mendapat kepercayaan tersebut.

“Nama-nama pemain sudah kami serahkan ke federasi. Rencananya awal pekan depan nama-nama itu akan segera diumumkan oleh PSSI ke publik,” kata Wolfgang Pikal, asisten pelatih Riedl, kemarin (26/8). “Sudah tentu mereka yang kami rekomendasikan adalah pemain pemain terbaik selama seleksi,” timpalnya.

Dari total 23 pemain itu, Pikal hanya membocorkan bahwa tiga di antaranya adalah berposisi sebagai penjaga gawang. Nah, untuk posisi lain, tim pelatih memanggil masing-masing dua pemain di posisi yang sama. Dan, Andik Vermansah, mantan striker Persebaya Surabaya yang saat ini berkompetisi di Malaysia Super League bersama Selangor F.A mengisi satu slot itu.

Menurut Pikal, konsistensi Andik bersama Selangor di kompetisi Malaysia, serta kualitas permainannya yang terus menunjukan progresifitas positif. Kondisi itu menjadi alasan tim pelatih harus memanggil Andik untuk memperkuat merah putih dalam turnamen yang akan berlangsung di Myanmar dan Filipina 19 November sampai 17 Desember mendatang itu.

“Kami sudah memantau penampilannya (Andik, Red), baik secara langsung maupun lewat rekaman. Apalagi Andik sangat cocok bermain di tiga posisi, itu sangat memudahkan kami untuk bermain dengan formasi yang berbeda beda,” jelas Pikal. “Kami berharap Andik mau bersedia datang dan membela timnas,” tandasnya.

Sebagai catatan, Andik yang merupakan produk asli kompetisi internal Persebaya itu memang sudah dipanggil untuk pulang mengikuti seleksi di Jakarta pada 15 Agustus lalu. Namun, manajemen Selangor FA enggan melepaskan gelandang serang itu  karena program seleksi timnas itu tidak termasuk dalam FIFA matchday.

Di sisi lain, sekjen PSSI Azwan Karim membenarkan bahwa Riedl sudah menyetorkan nama nama pemain ke mereka. Hanya saja, otoritas tertingg sepak bola itu baru bisa mengumumkan nama-nama pemain tersebut di pekan depan.”Karena kami masih harus berdiskusi dengan tim pelatih,” kata Azwan.

Sumber : berita7up.com

Tuesday, August 23, 2016

Inilah Kronologi Meninggalnya Istri Tukul !

Istri Tukul Arwana, Susiana, meninggal dunia akibat penyakit asma di Rumah Sakit Brawijaya, Selasa (23/8/2016) sekitar pukul 18.30 WIB. Siang hari sebelum menghembuskan napas terakhirnya, Susi sempat mengeluh sesak di dadanya.

Bersama adik iparnya, Bendel, Susi sempat memeriksakan penyakitnya itu ke klinik di kawasan Blok M. "Sempat mengeluh dadanya sesak, terus sempat periksa dulu ke klinik," ujar Bendel, ditemui di rumah duka di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Selasa (23/8/2016) malam.

Setelah memeriksakan kesehatannya, bukannya istirahat, Susi malah masih sempat menghadari pengajian di kawasan Pondok Indah. Sepulang Susi dari pengajian, Bendel melihat kondisi Susi semakin drop.

"Sore suaranya agak pelan dan kelihatan capek. Katanya sampai rumah mau cari surat sehat Jovan (anak Tukul dan Susi). Soalnya Jovan habis sakit. Katanya tanggung habis magrib saja carinya," jelas Bendel.


Setelah Susi salat magrib, Bendel dan Jovan menunggu Susi di ruang tamu. Namun lantaran tak keluar kamar, Jovan pun menemui ibunya di kamar. Ternyata Susi sudah tak sadarkan diri.



"Kayanya habis salat mungkin rebahan. Kami ini nunggu dia ruang teve, nunggu Susi salat. Johan masuk, mamanya tidur tapi kok matanya melek terus dan enggak ada reaksi. Terus pangil Mas Tukul, pas masuk enggak ada reaksi juga, terus dibawa ke rumah sakit," ungkap Bendel.